Tampilkan postingan dengan label motivasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label motivasi. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 02 Februari 2019

Kita dan Puisi: Sebuah Perkenalan atau Perjumpaan Kembali

Meminta saya menjadi pemateri pada kelas puisi sesungguhnya dapat diperdebatkan. Waktu akhirnya membuktikan bahwa saya bukan penulis, lebih-lebih penyair. Jika penulis disempitkan dalam pengertian orang yang rutin menulis, menerbitkan karyanya di surat kabar, menerbitkan buku lewat penerbit mayor; maka saya tidak termasuk.

Kurang lebih, saya hanyalah manusia pada umumnya, yang pada beberapa kesempatan disergap keresahan dalam menjalani perjalanan hidup ini. Kemudian dengan sedikit sekali kepekaan sastrawi yang tuhan titipkan, akhirnya saya menemukan puisi sebagai bentuk ekspresi. Orang lain mungkin melukis, menari, bermusik; saya menulis puisi.

Rabu, 18 Januari 2017

MakeLifeMore: Pribadi Yang Mudah Mendapatkan Persetujuan Tuhan

Semenjak kita meyakini bahwa selalu ada tangan tuhan dalam segala hal, kita perlu untuk mencari tahu pribadi macam apa yang mudah untuk mendapatkan persetujuan tuhan. Pribadi macam itu setidaknya memiliki kriteria berikut.

MakeLifeMore: Apa yang Anda Inginkan dalam Hidup?

Mari kita mulai topik ini dengan sebuah pertanyaan. Apa yang benar-benar Anda inginkan dalam hidup? Jawaban dari pertanyaan itu tentu saja bisa sangat beragam. Seseorang bisa menjawab saya ingin memiliki rumah mewah, mobil mewah, pasangan yang menyenangkan, atau mungkin jabatan yang tinggi. Beberapa yang lain mungkin akan menjawab ingin menjadi profesional dalam bidang tertentu, ingin sukses sebagai A, ingin berkarir di B. Sangat beragam.

MakeLifeMore: by Imagining Your Happy Future Life (Part 1)

Pentingnya Bermimpi
Dalam hidup ini ada dua jenis orang. Pertama orang yang bermimpi. Kedua orang yang tidak bermimpi. Manusia diciptakan dengan memiliki kehendak, kebutuhan. Itu adalah fitrah manusia yang diberikan tuhan. Lalu mengapa ada orang yang tidak bermimpi? Padahal bermimpi adalah hak  setiap orang. Bermimpi itu gratis. Mereka takut dan atau merasa tidak pantas. Bisa jadi juga mereka terlalu malas karena bermimpi adalah milik para pekerja keras.


Banyak orang berada di masa depan yang salah karena tidak berhasil menggambarkan masa depannya. Mereka adalah orang-orang yang tidak bermimpi. Padahal kenyataannya  bagaimana pun hidup akan tetap membawa semua orang pada suatu ruang dan waktu di masa depan. Masalahnya masa depan yang bagaimana?

MakeLifeMore: Kebahagiaan dari Bahan Ketidaksempurnaan (Belajar dari Kain Perca)

Mungkin hampir semua kita pernah melihat kain perca atau benda yang terbuat dari itu. Mungkin juga berbagai benda lain yang dibuat dari benda-benda yang sebenarnya sudah remuk, koyak, pecah atau patah. Tak tahu dari sudut pandang yang lazim atau tidak, saya menangkap semangat yang berbeda dari benda-benda macam itu. Sebuah perasaan tak mau kalah. Semangat untuk tetap menjadi sesuatu. Semangat untuk tetap bahagia dan membahagiakan.